
Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat hindu yang dilaksanakan untuk menyambut Tahun Baru Saka, ( tahun baru kalende bali) yang jatuh pada “Tilem Sasih Kesanga” bulan mati ke-9 ( hari pertama sasih kedasa). Yang dimulai sejak tahun 78 masehi.
Di antara semua hari Raya Agama Hindu, hanya Hari Raya Nyepi yang mendapat pengakuan hukum dari Pererintah Indonesia, berdasarkan KEPRES NO.3, tanggal 9 januari 1983, Bahwa pada puncak perayaan Hari Raya Nyepi menjadi hari libur nasional.
Puncak Hari Raya Nyepi di sambut dengan sepi sehari penuh (06.00-06.00 wita, esok harinya) 24 jam penuh. Hakikat dari pelaksanaan nyepi adalah penyucian Bhuana Agung ( alam semesta) dan bhuana alit (tubuh manusia) dan untuk mengendalikan diri agar dapat tenang dan damai lahir dan batin.
Kata nyepi berarti : sepi, sunyi, hening, sehingga ada Raya Nyepi Umat masyarakat bali melakukan tapa brata penyepian atau Catur brata penyepiaan :
1.
Amati Geni, tidak menyalakan apa secara lahir. Contohnya api kompor, dll. Sedangkan tidak menyalakan api secara batin ( menenangkan diri dan menghilangkan amarah)
2.
Amati Karya, tidak bekerja secara lahir ( tidak melakukan pekerjaan rutin). Sedangkan secara batin, biasanya di lakukan dengan merenung.
3.
Amati Lelungan, tidak berpergian dan umumnya dilakukan dengan tapa atau ada juga dengan puasa 24 jm ( 06.00-06.00 wita esok paginya)
4.
Amati Lelanguan, mengendalikan hawa nafsu. Tidak berfoya-foya, berjudi, dan sifat buruk lainya.
Karena tingginya rasa toleransi antara umat beragama, Tidak hanya umat agama hindu yang melakukan Tapa Brata penyepian, tetapi semua masyarakat Bali. Bahkan semua siaran televisi pun di putuskan selama 24 jam. Sehingga Hari Raya nyepi sudah seperti kebudayan masyarakat Bali.
Pada Hari Raya Nyepi selalu tercipta suasana yang begitu hening. Dan pada malam harinya Pulau bali hanya diterangi oleh cahaya bintang, sehingga kerap disebut malam tergelap di dunia.Bagi anda yang menyukai suasana hening untuk mencari inspirasi, berliburlah ke Bali pada Hari Raya Nyepi. Dan nikmati sensasi malam tergelap di dunia di sini.
Tunggu apa lagi? Ke bali yuk?








