Sabtu, 03 April 2010

Hari Nyepi di Bali sebuah Kebudayaan?


Hari Raya Nyepi adalah hari raya umat hindu yang dilaksanakan untuk menyambut Tahun Baru Saka, ( tahun baru kalende bali) yang jatuh pada “Tilem Sasih Kesanga” bulan mati ke-9 ( hari pertama sasih kedasa). Yang dimulai sejak tahun 78 masehi.


Di antara semua hari Raya Agama Hindu, hanya Hari Raya Nyepi yang mendapat pengakuan hukum dari Pererintah Indonesia, berdasarkan KEPRES NO.3, tanggal 9 januari 1983, Bahwa pada puncak perayaan Hari Raya Nyepi menjadi hari libur nasional.


Puncak Hari Raya Nyepi di sambut dengan sepi sehari penuh (06.00-06.00 wita, esok harinya) 24 jam penuh. Hakikat dari pelaksanaan nyepi adalah penyucian Bhuana Agung ( alam semesta) dan bhuana alit (tubuh manusia) dan untuk mengendalikan diri agar dapat tenang dan damai lahir dan batin.
Kata nyepi berarti : sepi, sunyi, hening, sehingga ada Raya Nyepi Umat masyarakat bali melakukan tapa brata penyepian atau Catur brata penyepiaan :

1.
Amati Geni, tidak menyalakan apa secara lahir. Contohnya api kompor, dll. Sedangkan tidak menyalakan api secara batin ( menenangkan diri dan menghilangkan amarah)

2.
Amati Karya, tidak bekerja secara lahir ( tidak melakukan pekerjaan rutin). Sedangkan secara batin, biasanya di lakukan dengan merenung.

3.
Amati Lelungan, tidak berpergian dan umumnya dilakukan dengan tapa atau ada juga dengan puasa 24 jm ( 06.00-06.00 wita esok paginya)

4.
Amati Lelanguan, mengendalikan hawa nafsu. Tidak berfoya-foya, berjudi, dan sifat buruk lainya.


Karena tingginya rasa toleransi antara umat beragama, Tidak hanya umat agama hindu yang melakukan Tapa Brata penyepian, tetapi semua masyarakat Bali. Bahkan semua siaran televisi pun di putuskan selama 24 jam. Sehingga Hari Raya nyepi sudah seperti kebudayan masyarakat Bali.

Pada Hari Raya Nyepi selalu tercipta suasana yang begitu hening. Dan pada malam harinya Pulau bali hanya diterangi oleh cahaya bintang, sehingga kerap disebut malam tergelap di dunia.Bagi anda yang menyukai suasana hening untuk mencari inspirasi, berliburlah ke Bali pada Hari Raya Nyepi. Dan nikmati sensasi malam tergelap di dunia di sini.
Tunggu apa lagi? Ke bali yuk?

Kamis, 01 April 2010

indahnya Sunrise Pantai Sanur





Ada sangat banyak obyek wisata pantai di Bali, sanur adalah satu di antara beberapa pantai indah yang ada di Bali.




-SEJARAH-


Pantai Sanur diperkenalkan pertama kali ke mata dunia oleh Le Mayeur (melalui pameran lukisanya yang menggambarkan pesona Pantai Sanur). Pelukis asal belgia yang menikah dengan Ni Polok (penari legong asal Bali) dan menghabiskan hidupnya untuk melukis di Pantai Sanur. Untuk menghargai jasaya pemerintah mendirikan museum Le Mayeur.



-LOKASI-


Pantai yang indah ini, terletak di Kota Denpasar, tepatnya di Desa Sanur, Kecamatan Denpasar Selatan. Kurang lebih 7 km dari pusat Kota Denpasar, atau sekitar 15 menit bila di tempuh dengan kendaraan bermotor. dan sekitar 15 km dari Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Karena tempatnya yang sangat strategis Pantai Sanur menjadi salah satu obyek wisata terfavorite di Bali.





-PESONA-


Pantai Sanur terletak di belahan timur pulau Bali, jadi tidak heran bila pantai dengan pasir putih bersih ini memiliki pemandangan sunset yang begitu menawan. Pantai Sanur memiliki ombak yang tenang, sehingga pantai ini sangat cocok untuk berwisata bersama keluarga. Terumbu karang yang tumbuh, membuat pantai ini semakin menarik.

Pantai sanur adalah pantai yang sangat tenang dan hening, sehingga banyak orang yang datang ke sini untuk mencari inspirasi atau sekedar menenangkan pikiran. Pantai sanur juga sangat tepat untuk olahraga air, bahkan pantai ini adalah salah satu tempat di selenggarakanya ABG ( Asean Beach Game).
Saat yang paling tepat untuk berkunjung ke sini adalah pada Pagi hari. Di pagi udara di pantai sanur segar dan sejuk sangat tepat untuk sekedar olahraga ringan seperti joging. Lelah berolahraga mata anda akan dimanjakan oleh indahnya sunrise
Pantai Sanur, yang akan membuat tenaga anda pulih kembali.




-FASILITAS-


Di sekitar pantai sanur banyak juga banyak terdapat artshop, restouran ,hotel, semua yang anda butuhkan ada di sini. Bila tidak ingin ketinggalan untuk menyaksikan sunrise, menginaplah di hotel-hotel sekitar pantai sanur. Jangan khawatir di sini terdapat hotel-hotel dengan berbagai harga dari Rp 125.000 per/malam sampai hotel bertaraf internasional. Bahkan ada beberapa hotel yang menghadap langsung ke Pantai Sanur, sehingga kita bisa melihat indahnya sunrise pantai sanur dari jendela kamar kita sendiri. Dan masih banyak lagi fasilitas yang di sediakan disini. . . . . tunggu apa lagi ? ke Bali yuk?